Refleksi Hardiknas 2026: Menatap Masa Depan Pendidikan Indonesia

Abah Sofyan

Revitalisasi Sekolah Ambruk dan Digital Divide

Pemerintah menargetkan ribuan sekolah rusak berat selesai direnovasi pada tahun ini. Namun, potret buram atap bocor dan dinding retak masih ditemukan di beberapa pelosok negeri.

Di sisi lain, digital divide (kesenjangan digital) semakin terasa. Ketika sekolah-sekolah di kota besar mulai bereksperimen dengan Virtual Reality (VR) untuk pelajaran sains, masih ada ribuan sekolah yang belum teraliri listrik 24 jam atau jaringan internet yang stabil. Hardiknas 2026 menjadi alarm keras bahwa digitalisasi pendidikan tidak boleh melahirkan kasta-kasta baru dalam hak mendapatkan ilmu.

Kekerasan di Lingkungan Pendidikan dan Bullying

Isu darurat yang terus menjadi pantauan media di tahun 2026 adalah perundungan (bullying) dan kekerasan seksual di lingkungan sekolah, pondok pesantren, hingga perguruan tinggi. Regulasi berupa Permendikbudristek tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP) telah dibentuk, namun implementasi Satgas di tingkat sekolah masih kerap tumpul ketika berhadapan dengan nama baik institusi. Publik mendesak penegakan hukum yang transparan dan perlindungan penuh bagi korban.

Kesimpulan: Mengembalikan Semangat “Tut Wuri Handayani”

Hardiknas 2 Mei 2026 harus dimaknai lebih dari sekadar perayaan. Ini adalah momentum evaluasi. Semboyan Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani harus diterjemahkan dalam bahasa modern: Pemerintah harus di depan memberi contoh tata kelola anggaran pendidikan yang bersih, di tengah membangun inovasi yang adaptif terhadap AI, dan di belakang mendorong pemerataan infrastruktur tanpa memandang letak geografis.

Bacaan Lainnya

Pendidikan yang merdeka bukan hanya tentang kebebasan memilih mata pelajaran, tetapi juga kemerdekaan dari ketidaktahuan, gizi buruk, infrastruktur yang hancur, dan ancaman kekerasan. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Majulah pendidikan Indonesia!

Catatan Redaksi: Artikel tajuk rencana (editorial) ini diturunkan bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026. Redaksi berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan pendidikan nasional melalui fungsi kontrol sosial (social control) jurnalisme, demi terwujudnya amanat UUD 1945: mencerdaskan kehidupan bangsa.

(Red) 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating