Investigasi Indonesia
Tegal, Jawa Tengah – Praktik dugaan penyalahgunaan dan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar kembali mencuat di wilayah Kota Tegal, Jawa Tengah. Sebuah gudang tertutup yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tegal Timur, diduga kuat beroperasi sebagai pusat pengepulan Solar subsidi sebelum didistribusikan secara ilegal ke sektor industri.
Modus operandi yang dijalankan jaringan ini terbilang terstruktur. Mereka mengerahkan sejumlah armada truk pelansir untuk memborong Solar bersubsidi secara estafet di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). BBM yang terkumpul di dalam tangki truk tersebut kemudian dibawa dan dikuras ke dalam tempat penampungan di gudang Jalan Yos Sudarso. Setelah volume pasokan mencukupi, Solar subsidi itu diangkut ke luar menggunakan armada truk tangki berwarna biru putih yang membawa bendera perusahaan PT CME. Tujuan akhirnya adalah memperjualbelikan BBM tersebut kepada pihak industri dengan harga non-subsidi untuk meraup selisih keuntungan yang besar.
Berdasarkan kesaksian warga sekitar lokasi yang enggan disebutkan identitasnya demi alasan keamanan, aktivitas pengepulan tersebut dikendalikan oleh seorang pengelola berinisial NRY. Warga menuturkan bahwa praktik gelap ini sudah berlangsung sejak lama dan seolah tidak tersentuh hukum, mengingat armada bebas keluar masuk melakukan bongkar muat tanpa ada hambatan dari pihak berwenang.






Tinggalkan Balasan