“Masih ada beberapa hal yang perlu segera dibenahi, terutama sistem saluran pembuangan limbah dan tahapan persiapan sebelum distribusi. Kami meminta seluruh perbaikan dilakukan secepatnya karena kualitas dan kebersihan makanan adalah hal yang tidak bisa ditawar,” tegas Benny Gusman Sinaga saat memberikan arahan kepada pengelola SPPG.
Monitoring di Sekolah dan Respon Siswa
Usai meninjau dapur, tim Satgas melanjutkan monitoring ke SD Negeri 095157 dan SD Negeri 091316 Pematang Raya. Meskipun secara teknis dapur SPPG memiliki catatan perbaikan, para siswa memberikan respons positif terhadap cita rasa makanan yang disajikan. Pihak sekolah juga diminta berperan aktif melaporkan setiap keluhan terkait pelayanan dapur agar evaluasi berjalan berkesinambungan.
Pemerintah Kabupaten Simalungun menegaskan komitmennya untuk melakukan pengawasan rutin secara berjenjang. Hal ini bertujuan agar setiap porsi makanan yang diterima anak-anak sekolah memenuhi standar gizi nasional, terjamin kebersihannya, serta memberikan dampak nyata pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di Bumi Habonaron Do Bona.
Edukasi Hukum: Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, penyelenggara program pangan wajib menjamin keamanan, mutu, dan gizi pangan yang dikonsumsi masyarakat. Selain itu, terkait pengelolaan limbah dapur, pengelola wajib mematuhi UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Ketidakpatuhan terhadap standar pembuangan limbah sisa produksi dapat dikenakan sanksi administratif hingga pidana jika terbukti mencemari pemukiman warga sesuai dengan regulasi kesehatan lingkungan yang berlaku.
Catatan Redaksi:: Artikel ini disusun berdasarkan rilis resmi Diskominfo Kabupaten Simalungun dan hasil pemantauan lapangan Satgas MBG. Investigasi Indonesia mendukung penuh transparansi pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis. Seluruh temuan dalam sidak ini diharapkan menjadi momentum bagi pihak ketiga (pengelola SPPG) untuk meningkatkan standar higienitas demi keselamatan dan kesehatan anak bangsa.
(Yuni/Red)Â












Tinggalkan Balasan