Curhat Warga: Biaya SIM di Palembang Rp800 Ribu

Abah Sofyan

Investigasi Indonesia

Palembang, Sumatera Selatan  – Jagat media sosial kembali diramaikan oleh keluhan masyarakat terkait dugaan mahalnya biaya SIM Polrestabes Palembang. Keluhan ini bermula dari curahan hati seorang warga di laman Facebook yang terkejut karena anaknya dimintai uang hingga Rp800 ribu untuk membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) C.

Keresahan tersebut diunggah oleh pemilik akun Facebook bernama Mustafa Topan. Dalam unggahannya, ia mempertanyakan transparansi dan kebenaran tarif pembuatan SIM yang dinilai sangat mencekik masyarakat.

“Tolong infonyo Biaya bikin SIM motor yang real sekarang berapo ye? Apo bener biaya bikin SIM motor Rp800 ribu. Karena anak aku nak bikin SIM di Polrestabes Palembang diminta Rp800 ribu,” tulis Mustafa Topan dalam unggahannya sembari menandai akun resmi Polrestabes Palembang dan Polda Sumatera Selatan.

Bacaan Lainnya

Unggahan tersebut sontak memantik reaksi keras dari warganet lainnya. Banyak netizen asal Palembang yang ikut buka suara dan membagikan pengalaman serupa di kolom komentar. Mayoritas dari mereka menyoroti sulitnya ujian praktik hingga dugaan maraknya praktik percaloan atau “jalur nembak”.

Pemilik akun Gatot Adi Putrq turut berkomentar mengenai biaya resmi dan tingkat kesulitan ujian praktik yang dianggap tidak masuk akal.

“Rp250 ribu loorr. Berkelok dan berliku-liku kayak di jalur gunung,” tulisnya.

Komentar lebih menohok disampaikan oleh akun Deden Kusnadi yang menyindir sistem birokrasi dan ujian SIM di Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating