“Mari bersama-sama meningkatkan level kepedulian kita terhadap lingkungan dengan cara mensukseskan program pilah sampah sejak dari sumbernya ini,” tegas Rudi.
Selain pilah sampah, PT BSI secara konsisten menerapkan prinsip Environment, Social and Governance (ESG) melalui berbagai program strategis, seperti rehabilitasi lahan, pembibitan tanaman, serta pemantauan keanekaragaman hayati. Rangkaian aksi lingkungan pun terus berlanjut, mulai dari lomba pilah sampah, Run for Climate, hingga transplantasi terumbu karang sebagai wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap keberlanjutan masa depan.
Edukasi Lingkungan: Pengelolaan sampah berbasis sumber merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Metode pemilahan sampah di level rumah tangga atau area kerja terbukti efektif dalam mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Dengan memisahkan sampah organik, anorganik, dan residu, proses daur ulang menjadi lebih efisien dan risiko pencemaran lingkungan akibat tumpukan limbah dapat ditekan seminimal mungkin.
Catatan Redaksi: Artikel ini disusun berdasarkan aksi nyata PT BSI dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup 2026. Redaksi mengapresiasi langkah korporasi yang mengintegrasikan kesadaran lingkungan ke dalam budaya kerja sehari-hari. Diharapkan inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi sektor industri lain dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung target iklim global.
(Kontributor Jatim)








Tinggalkan Balasan