Program 3 Juta Rumah Gerakkan Ekonomi Nasional

Abah Sofyan
Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari (kanan) dan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (kiri) - Foto: Dok. KSP

Investigasi Indonesia 

Jakarta – Pemerintah memastikan bahwa pelaksanaan Program 3 Juta Rumah yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto akan memberikan efek ganda (multiplier effect) yang luar biasa bagi perekonomian nasional. Program strategis ini diproyeksikan mampu menghidupkan ratusan industri turunan sekaligus menyerap jutaan tenaga kerja di berbagai sektor.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari, memaparkan bahwa efek ganda tersebut tercipta berkat lonjakan permintaan terhadap rantai pasok domestik. Menurutnya, pergerakan ekonomi ini akan dirasakan mulai dari pelaku usaha mikro hingga korporasi skala besar, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Eksekusi Program 3 Juta Rumah memicu reaksi berantai dan multiplier effect yang menggerakkan roda ekonomi dari skala usaha mikro hingga korporasi besar,” ujar Qodari dalam konferensi pers, Selasa (15/4/2026).

Bacaan Lainnya

Qodari merinci, inisiatif pengadaan perumahan rakyat ini secara otomatis akan memacu aktivitas sedikitnya 185 industri turunan yang terbagi dalam dua kelompok utama, yakni sektor hulu dan hilir. Pada sektor hulu, utilisasi produksi material dasar bangunan seperti semen, baja ringan, keramik, batu bata, genteng, hingga cat dipastikan akan meningkat tajam seiring berjalannya proyek.

Sementara itu, pada sektor hilir, geliat ekonomi akan bermuara pada peningkatan permintaan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Industri furnitur, produsen alat elektronik rumah tangga, jasa desain interior, hingga layanan asuransi dan perbankan properti akan ikut memanen momentum, terutama pasca proses serah terima hunian kepada masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating