Nyawa Siswa Jadi Taruhan
Kondisi ini memicu keresahan mendalam. Jalur alternatif Songgom-Tangglog sejatinya adalah jalan kampung yang sempit. Setiap pagi dan sore, jalan ini padat oleh aktivitas anak sekolah dan buruh pabrik.
Masuknya “raksasa jalanan” ke jalur tikus ini dinilai sangat berisiko. Selain ancaman kecelakaan, infrastruktur desa pun mulai hancur. Pelapor menyebutkan jembatan di Desa Kemakmuran, Songgom, mengalami longsor dan pembatasnya roboh tersenggol tronton.
Desakan Beton Permanen
Warga mendesak dinas terkait, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub), untuk bertindak tegas. Mereka meminta solusi fisik seperti pemasangan beton pembatas permanen yang tidak bisa digeser sembarangan di Pintu Air Songgom.
Hingga berita ini diturunkan, Kamis (15/1/2026), laporan tersebut tercatat sudah diterima dan diverifikasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes. Namun, belum ada keterangan resmi atau tindakan langsung dari Dishub Brebes terkait penertiban “pak ogah” penjaga portal maupun perbaikan infrastruktur yang rusak.
(Red)













Tinggalkan Balasan