Investigasi Indonesia
Simalungun, Sumatera Utara – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun dalam memajukan infrastruktur daerah terus dibuktikan secara nyata. Proyek pembangunan jalan di Simalungun yang menjadi prioritas utama pemerintah kini telah dirampungkan guna memperlancar mobilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai bentuk transparansi dan pengawasan, tim gabungan dari instansi penegak hukum dan pemerintah daerah melakukan pemantauan langsung ke lokasi hasil pengerjaan pada Senin (27/4/2026). Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri Simalungun, Yudhi Saputra, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Simalungun, Ir. Hotbinson Damanik, beserta tim teknis proyek.
Terdapat dua titik ruas jalan bernilai strategis yang ditinjau oleh tim gabungan. Ruas pertama menghubungkan Simpang Dolok Ayan menuju Naga Dolok di wilayah Kecamatan Tapian Dolok dengan panjang mencapai 2,4 kilometer. Sementara ruas kedua merupakan jalur Dolok Ilir menuju Laras yang melintasi Kecamatan Dolok Batu Nanggar dan Bandar Huluan dengan panjang pengerjaan sekitar 6,6 kilometer.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kualitas fisik proyek dinilai sangat memuaskan. Permukaan jalan yang sebelumnya menjadi kendala warga, kini telah mulus dan sangat nyaman dilintasi oleh berbagai jenis kendaraan niaga maupun angkutan masyarakat.
Peninjauan lintas instansi ini bukan sekadar seremonial belaka. Kehadiran pihak kejaksaan bertujuan untuk memberikan pengawasan langsung guna memastikan seluruh pekerjaan telah dieksekusi sesuai dengan spesifikasi teknis (RAB) dan standar kelayakan kontrak.
Di bawah kepemimpinan Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih dan Wakil Bupati Benni Gusman Sinaga, pembangunan infrastruktur memang menjadi instrumen utama untuk membuka isolasi antarwilayah. Akses yang mulus diproyeksikan mampu memangkas biaya logistik dan mempercepat distribusi hasil bumi masyarakat.
Sinergi yang solid antara Pemkab Simalungun dan Kejaksaan Negeri ini diharapkan terus berlanjut. Kolaborasi tersebut menjadi jaminan bahwa setiap anggaran pembangunan daerah benar-benar dialokasikan secara transparan, bebas dari penyimpangan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi rakyat.









Tinggalkan Balasan