Investigasi Indonesia
Amerika Serikat – Sebuah kisah inspiratif sekaligus menohok datang dari seorang pemuda asal Indonesia bernama Kevin. Kisah perjalanannya membangun startup belakangan ini viral di media sosial setelah diunggah oleh akun TikTok @theresalearns. Video yang telah ditonton lebih dari 1 juta kali ini menyoroti perbedaan signifikan iklim bisnis antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Dalam video tersebut, Theresa, pemilik akun TikTok, berkesempatan mewawancarai Kevin secara langsung. Theresa membuka videonya dengan pengantar, “Aku mau ketemu sama orang Indonesia yang sempat pulang ke Indonesia tapi gagal bisnisnya. Tapi ketika balik ke Amerika, malah sukses sampai diinvestasi oleh Y Combinator (YC) dan mempunyai klien seperti Google dan Nvidia.”
Kevin, pendiri The Prompting Company, kemudian menceritakan pengalaman pahitnya saat mencoba peruntungan di tanah air. Pada tahun 2019, setelah menyelesaikan pendidikannya, Kevin memutuskan kembali ke Indonesia untuk membangun startup. Namun, usahanya kandas.
“Gagal,” aku Kevin saat ditanya mengenai hasil usahanya di Indonesia. Alasannya pun cukup klasik namun krusial, “Enggak bisa ngelewatin birokrasi.”
Kegagalan tersebut tidak membuatnya menyerah. Kevin kembali ke Amerika Serikat dan mendirikan The Prompting Company, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang rebuild internet dan produk untuk agen, bukan manusia.
Di negeri Paman Sam, Kevin justru menemukan ekosistem yang lebih mendukung. Keputusannya terbukti tepat. Perusahaannya berhasil menarik minat banyak investor bergengsi, termasuk Y Combinator, Peak XV, Kearny Jackson, dan beberapa lainnya. Tak tanggung-tanggung, Kevin berhasil meraup pendanaan seed round sebesar $6,5 juta atau setara puluhan miliar rupiah.
Kesuksesannya semakin terlihat dari deretan klien kelas dunia yang kini menggunakan jasanya.
“Ada Nvidia, ada Google, ada Databricks, Cloudflare,” sebut Kevin.
Ketika ditanya mengenai perbedaan utama membangun perusahaan di Indonesia dan Amerika Serikat, Kevin memberikan jawaban yang lugas.


Tinggalkan Balasan