Bro Ron Soroti Dugaan Pungli SMAN 1 Bangorejo

Abah Sofyan
Foto: Tangkapan Layar Video Akun Tiktok Mata Publik

Investigasi Indonesia

Banyuwangi , Jawa Timur – Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh aksi kritis pengusaha sekaligus aktivis yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald Aristone Sinaga atau akrab disapa Bro Ron. Melalui unggahan video di akun Mata Publik, ia membongkar aduan warga terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) berkedok iuran komite di SMA Negeri 1 Bangorejo, Banyuwangi, yang nilainya mencapai Rp10 juta per siswa.

Dalam video tersebut, Bro Ron secara terbuka melayangkan pesan menohok dan meminta perhatian langsung dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak (Bang Emil).

“Astaga, jual motor untuk sekolah negeri! Kepada sahabat saya Wakil Gubernur Jawa Timur, Bang Emil, nih saya dapat aduan dari warga,” ujar Bro Ron sembari menunjukkan bukti pesan elektronik (email) keluhan orang tua murid.

Bacaan Lainnya

Kronologi Dugaan Pungli: Masuk dan Naik Kelas Dipatok Jutaan Rupiah

Berdasarkan aduan yang masuk, orang tua murid mengeluhkan beban biaya yang dinilai sangat menjerat untuk ukuran sekolah negeri. Pada saat awal masuk sekolah, siswa diduga dikenakan biaya sebesar Rp5 juta. Beban tersebut kian bertambah lantaran saat memasuki masa kenaikan kelas, pihak sekolah kembali meminta uang dengan nominal yang sama, yakni Rp5 juta.

“Tahun kemarin diminta 5 juta, Pak, orang tua saya sampai harus jual motor untuk masuk sekolah negeri tersebut. Sekarang untuk kenaikan kelas juga diminta 5 juta lagi,” bunyi kutipan aduan warga yang dibacakan oleh Bro Ron.

Pihak pelapor juga mengaku ketakutan dan kesulitan mengambil dokumentasi karena adanya aturan ketat dari sekolah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Profil Gravatar
  • Rating