Rapuhnya Empati RSUD Banyumas: Dugaan Kelalaian Berujung Maut

Abah Sofyan

Investigasi Indonesia 

Banyumas, Jawa Tengah – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas kini tengah berada di bawah sorotan tajam publik setelah gelombang ulasan negatif warga membanjiri laman Google Maps resminya. Masyarakat melayangkan kritik keras terkait merosotnya mutu pelayanan publik, sikap ketus oknum tenaga medis, kendala rujukan BPJS, hingga aduan paling fatal mengenai dugaan kelalaian fatal oknum perawat yang mengakibatkan seorang pasien kritis meninggal dunia.

Meskipun dihujani kritik, pihak manajemen RSUD Banyumas terpantau aktif memberikan jawaban langsung serta menjanjikan komitmen evaluasi pada setiap ulasan yang masuk.

Rentetan Keluhan Warga di Google Maps

Keluhan pertama diutarakan oleh seorang pasien poli bedah mulut yang menyayangkan sikap ketus dokter spesialis saat ia berkonsultasi mengenai gigi bungsu impaksi yang membengkak. Pasien mengeluhkan tindakan dokter yang dinilai langsung menolak klaim BPJS secara sepihak tanpa melakukan pemeriksaan detail. Kekecewaan serupa dialami pengguna poli gigi lainnya yang menyoroti adanya dugaan sikap diskriminatif oknum perawat dalam memilah-milih pasien.

Bacaan Lainnya

Namun, aduan yang paling memicu keprihatinan mendalam terjadi di Ruang Melati pada pertengahan Maret 2026. Seorang keluarga pasien membagikan kronologi pilu saat sang ayah berada dalam kondisi kritis. Pihak keluarga mengaku telah memanggil perawat jaga sebanyak tiga kali, namun tidak mendapatkan respons cepat hingga akhirnya pasien meninggal dunia. Atas dugaan kelalaian ini, keluarga mendesak manajemen segera mengevaluasi dan menindak tegas oknum perawat yang bertugas malam itu.

Respons Transparan Manajemen RSUD Banyumas

Menanggapi gelombang aduan tersebut, manajemen RSUD Banyumas melalui akun resmi kemitraannya langsung memberikan jawaban tertulis. Terhadap kasus di Ruang Melati, pihak RSUD menyampaikan duka cita mendalam dan menyatakan laporan tersebut menjadi perhatian serius serta bahan evaluasi agar pelayanan ke depan lebih responsif, sigap, dan penuh empati. Pihak rumah sakit juga meminta pelapor menghubungi nomor Customer Service resmi di 0811-2622-009 guna penelusuran masalah secara lebih detail.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Profil Gravatar
  • Rating