Ketimpangan Sosial di Adonara: Nelayan Jadi Buruh Murah Korporasi Asing

Abah Sofyan
Oplus_131072

Tiga Tuntutan Taktis untuk Pemerintah

Guna memutus rantai marginalisasi ini, APT2PHI mendesak tiga langkah konkret kepada pemangku kebijakan:

Catatan Redaksi: Eksploitasi mutiara oleh korporasi Jepang di Adonara yang tidak berbanding lurus dengan kesejahteraan warga lokal adalah tamparan keras bagi kedaulatan ekonomi daerah. Pemerintah Kabupaten Flores Timur tidak boleh menutup mata dan sekadar menjadi penonton pasif atas nama investasi. Redaksi mendesak Bupati Anton Doni Dihen dan Kementerian Ketenagakerjaan untuk segera memanggil pihak korporasi asing tersebut guna merestrukturisasi skema pengupahan dan jaminan sosial pekerja. Kekayaan laut Flores Timur harus dinikmati oleh anak cucu daerah, bukan justru menjadikan mereka kuli di tanah sendiri.

(TIM/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Profil Gravatar
  • Rating