Investigasi Indonesia
Jakarta – Penahanan sembilan warga negara Indonesia (WNI) oleh militer Israel saat berupaya menuju Jalur Gaza memicu polemik nasional. Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, melayangkan kritik tajam terhadap gerakan tersebut, menyebut aksi itu sebagai tindakan konyol yang tidak memiliki dasar strategi kemanusiaan yang matang.
Wilson Lalengke, yang juga dikenal sebagai Petisioner HAM PBB 2025, menilai bahwa menerobos zona konflik bersenjata global tanpa izin resmi justru kontraproduktif.
“Apa yang mereka lakukan itu konyol. Datang ke wilayah konflik tanpa dokumen sah dan izin militer adalah kecerobohan fatal yang justru menyusahkan diplomasi negara,” ujar Wilson dalam pernyataannya, Sabtu (23/5/2026).
Menurut Wilson, tindakan nekat tersebut patut dipertanyakan motifnya. Ia membandingkan situasi ini dengan realitas konflik di Timur Tengah, serta mempertanyakan transparansi klaim bantuan “50 kapal” yang hingga kini belum terbukti keberadaannya.









Tinggalkan Balasan